| Rating: | |
| Category: | Books |
| Genre: | Sports |
| Author: | Estu Ernesto |
Thursday, February 16, 2012
Menerjang Batas
Saturday, November 26, 2011
Gengsi Di Ujung Kaki

Sepatu.
Barang yang satu itu tak jarang membuat saya garuk kepala. Pertama, kaki saya termasuk spesial karena stok barang nomor sepatu 40 atau 41 tentu lebih sedikit daripada nomor sepatu wanita Indonesia pada umumnya, yakni 38 atau 39 yang dominan menghiasi etalase toko. Jadi, saya sering girang sendiri begitu ada sepatu di etalase yang saat saya coba, langsung pas! Tidak perlu meminta bantuan pramuniaga mencarikan nomor sepatu yang sesuai ukuran kaki saya.
Thursday, November 17, 2011
Sepiring Berdua
Sekarang, saya resmi memiliki partner in crime. We work hard and pray hard. Jalani hidup santai saja, dapat ikan asin ya dimakan aja pake sambel terasi biar tambah enak, dapat emas segepok ya disimpan, dipakai senang-senang terus disumbang biar semua kebagian rejeki. Life's complicated, why can't we make simple? And he can rebuild my passion again...

I rock you, Mr. Ernesto.....

I rock you, Mr. Ernesto.....
Tuesday, August 30, 2011
Saturday, April 30, 2011
Saturday, April 23, 2011
Easy Breezy...Dizzy!!
I still try to keep my balance. But i have 3 super things that i must finish:
1. My thesis
2. The BIG day
3. My endless work
First thing first. Unfortunately, each thing needs to be finished immediately. So, i try to put notes on paper in case i forget many priority stuff that i need. But, now, i just post on my blog then i feel so asleep. And i gratitude for my menses period. It is enhance my blood pressure. ...and i need double-me in cloning version.
Sunday, March 13, 2011
Prangko. Yang Klasik, Yang Menarik
Kamar saya mau tak mau memang harus dirombak ulang karena akan datang "penghuni baru" dalam beberapa bulan ke depan.
Akhirnya, sasaran pertama saya adalah meja marmer dan lemari buku karena peletakan buku, dvd, alat tulis, juga sampah elektronik seperti hairdryer, mouse, sudah awut-awutan. Bagian yang saya suka dari beres-beres kamar seperti ini (walau saya jarang melakukannya hehe) tak lain menjadi ajang nostalgia. Termasuk dari benda yang saya temukan diantara tumpukan buku dan majalah.
Koleksi prangkoku!
Friday, February 25, 2011
My Indonesia, The Dangerously Beautiful Country
You can find some adventures in Indonesia with low cost-high impression! There i was, in Selaparang Airport (AMI), Lombok Island, West Nusa Tenggara. Now, Lombok has new international airport: Lombok International Airport (LOP), which replace AMI in Ampenan near the capital of Mataram. LOP is closer to Tanjung Aan than Senggigi or Gili.
Desa Sade, I was in. Prominent village to visit before Tanjung Aan Beach. You can shop a lot of traditional goods there. Negotiable price. You can also see the women are doing their tenun-work.
There i went to Tanjung Aan Beach. Superb! The sands look like black pepper. Blue ocean, sunny sky, clean, are the perfect combination.
I was in Senggigi, to handle an event. I wore simply traditional clothes of Balinese. Oh, i forgot the flowers :D
Do you believe that she was my Grandma? I was her lost grand daughter. ;-p
It would be great if you share your vacation to Lombok as well. Because i have never been to Gili. Actually, i prefer Lombok than Bali. But, Bali is still Indonesia's jewelry. C'mon, visit Indonesia!
Thursday, February 3, 2011
Pause Your Day & Enjoy Your TV Box
Seharusnya saya tulis review film ini di kanal "I recommend you". Tapi karena ada banyak fotografi di film ini yang saya suka, jadi saya masukkan foto2nya ke blog field ini.

Hello Stranger (2010)
Pagi-pagi Buta Main ke Imigrasi #Cuapcuap3 _ Tamat
Oke...lanjut!
Jam 07.45 WIB saya baru sampai di Kanim Jakpus - Kemayoran. Seperti biasa, Kanim sudah penuh dan saya masih saja sedikit linglung memulai dari mana, karena memang membingungkan.
Setelah nongkrong di depan sebuah loket, nama saya pun terpanggil. Sebelumnya, saya sudah tanya sesama pemohon paspor sana-sini. Lalu, saya dapat nomor antrian untuk pembayaran. Menunggu dipanggil (lagi).
Saturday, December 25, 2010
Pagi-pagi Buta Main ke Imigrasi #CuapCuap 2
Di #CuapCuap 1, persiapan dokumen sangat penting karena menjadi permasalahan utama yang menentukan lolos atau tidaknya kita ke tahap selanjutnya.
Di #CuapCuap 2 ini, saatnya untuk pergi ke Kanim. Kalau saya yang berdomisili di Jakarta Pusat, saya memilih di Kanim Kemayoran, Jl. Merpati no.2. Walau sebenarnya di Kanim mana saja kita bisa asal di pilihan aplikasi online, kita tentukan dulu Kanim yang kita mau.
Di #CuapCuap 2 ini, saatnya untuk pergi ke Kanim. Kalau saya yang berdomisili di Jakarta Pusat, saya memilih di Kanim Kemayoran, Jl. Merpati no.2. Walau sebenarnya di Kanim mana saja kita bisa asal di pilihan aplikasi online, kita tentukan dulu Kanim yang kita mau.
Friday, December 24, 2010
Pagi Buta Main-main ke Imigrasi -Siapkan Dokumen Kependudukan#CuapCuap 1
Selama sebulan ini, urusan pribadi yang saya targetkan adalah membuat paspor! Bukan, bukan. Saya belum melamar menjadi TKI (kenapa TKI konotasinya selalu "budak" ya?), tapi saya percaya pada masa depan yang baik dan tahi lalat di jempol kaki kanan saya yang akan membawa saya melanglang buana (masih ingat dengan Vena Annisa? Penyiar top Radio Prambors itu juga punya tahi lalat di kakinya dan dia memang hobi jalan2 juga *ngasal*). Tapi, cita-cita luhur saya tetap Keliling Indonesia, kok. The dangerously beautiful country.
Kenapa saya selalu tergelitik untuk mencicipi segala macam bentuk urusan tetek bengek kependudukan dan data identitas diri akhir-akhir ini? Entahlah. Saya penasaran. Sekaligus biar bisa langsung damprat petugas-petugas yang "tunduk" banget sama falsafah: Kalo bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah?
Subscribe to:
Posts (Atom)



